Beranda > BERITA > Ups, Ada Candi Dibawah Perairan Indonesia

Ups, Ada Candi Dibawah Perairan Indonesia

Fenomena bawah laut kembali membuat heboh. Kali ini, dalam jejaring sosial Twitter dikejutkan dengan penemuan candi di perairan Indonesia. Dalam situs Microblogging Twitter, sejumlah poto candi dalam air beredar dan salah satu gambar menunjukan arca seperti Ganesha yang sudah dipenuhi lumut.

Tidak hanya itu, gambar lainnya menunjukan gapura yang menjulang tinggi. Bangunan ini mengingatkan pada gapura-gapura yang sering dijumpai di pura-pura yang ada di Bali. Meski demikian, poto-poto tersebut justru diragukan.

“Yang aneh, kenapa candi-candi itu dalam kondisi utuh di dalam air yang memiliki arus yang kencang. Kalau begitu, tidak ada perubahan strukturan dari candi tersebut, ini yang akan kami selidiki lebih lanjut,” kata Dirjen Kesejarahan dan Kepurbakalaan Kemenbudpar, Hari Oentarto di Museum Nasional, Rabu (4/8).

Hari menjelaskan, dinding-dinding yang terdapat pada candi tersebut terlihat sangat kokoh dan tidak ada ikan satu pun di sekitar lokasi. “Biasanya batu jika terkena air lama-lama akan rapuh. Dalam hal ini, kalau benar candi itu berada di dalam air, bukan tidak mungkin itu adalah benda purbakala. Dalam hal ini, batu-batu yang terdapat disana sudah ribuan tahun. Otomatis akan terkikis dengan air. Kendati pun, kami akan tetap menyelidiki apakah poto-poto itu benar adanya,” jelasnya.

Kategori:BERITA
  1. rani
    Agustus 19, 2010 pukul 9:19 am

    penasaran sm candi itu, kalo blm liat dg fakta yg akurat msh blm percaya rasa ny… info lanjutan dunk tentang candi ini…. mksh

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: